Rabu, 13 November 2013

Teriak Hati

Malam menyerang menusuk kalbu
Kerinduan mendera berontak tak acu
Terbawa beberapa memori
Ketika meniti dalam sebuah pertalian kasih
Janji demi janji
Teruntai turun menyapa untuk sebuah kepastian
Kini semua hanyalah sebatas puisi ini
Puisi yang tak jelas arah perasaannya
Sang pujangga tak seperti yang dulu lagi
Bukan salah pujangga
Harapan yang dinanti
Mimpi untuk menjadi nyata kembali
Yasudahlah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar