Sapaan yang dulu tak lagi ku dengar, Hentakan kaki itupun
tak ku dengar...
Kemana sebenarnya dirimu pergi? Haruskan ku akan tetap
menunggu disini dengan penantian yang begitu panjang?
Duri-duri yang tajam sedang menghampiri istana itu
beserta isinya...
Aku takut..takut..dan takut...
Berharap ini semua hanyalah mimpi,,,kehilangan dirimu itu
ku harap hanyalah mimpi, Ayah...
Aku berharap kalau aku lagi terlelap dan sedang bermimpi
panjang selama hampir 6 tahun..
Tangisan mengiringi tulisan ini...
Mimpi atau tidak tapi aku menyadari ini semua....
Mengingatmu..membuat mata ini harus lelah untuk
menangisii keadaan..
Tak terhingga tetesan air mata ini, Ayah..
Seandainya air mata ini dapat ku jual, ingin rasanya kau
ku tebus dari Tuhan dan ku bawa kembali masuk ke dalam istana...
Jiwa ini tak mampu..
Wanita itu menangisi keadaan seolah tidak mampu menerima
ini semua...
Adakah kau mengetahuinya?
Hanya kau dan dia yang ku ingin berada di sampingku
selamanya ;)
Nasihat dan janji
itu membuat raga ini harus menahan sakit yang lebih dalam...
Aku mau bangun...bangun..please bangun...dari tidur yang
panjang ini supaya aku bisa memanggil nama mu kembali AYAH........
MISS U SO DAMN...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar